Kam, 12 Maret 2026
Humas SMA Negeri 1 Plupuh
Kegiatan pesantren kilat Ramadan digelar di SMAN 1 Plupuh pada Kamis–Jumat, 12–13 Maret 2026, yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi Rohani Islam (ROHIS) ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter religius siswa selama bulan suci Ramadan. Acara diawali dengan presensi peserta dan panitia, dilanjutkan dengan sholat Dhuha serta literasi Al-Qur’an sebagai upaya menanamkan kebiasaan ibadah sejak pagi hari. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah Siti Hamamatul Mar’ati, S.Si yang menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta akhlak mulia di kalangan pelajar.
Pada hari pertama, peserta mengikuti sejumlah materi keislaman yang bersifat edukatif dan aplikatif. Materi tentang thoharoh disampaikan oleh Anik Tri Susilowati, S.Ag, yang mengulas pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, Suwarno, S.Pd menyampaikan materi tentang puasa yang membahas makna, hikmah, serta tata cara menjalankan ibadah puasa secara benar. Sementara itu, Imran Zainuddin, S.Pd memberikan materi mengenai manajemen waktu, yang bertujuan membantu siswa mengatur aktivitas belajar, ibadah, dan kegiatan sehari-hari secara seimbang. Kegiatan pada hari pertama juga diisi dengan pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah dan kultum, serta pengumpulan video lomba kaldera yang menjadi sarana menyalurkan kreativitas dan bakat siswa.
Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an dan materi tentang sholat yang disampaikan oleh Muryadi, S.Pd.I. Setelah itu, para siswa melaksanakan sholat Jumat berjamaah, kemudian mengikuti lomba pidato yang menjadi ajang melatih kemampuan berbicara di depan umum sekaligus menyampaikan pesan-pesan keislaman. Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah, penayangan video lomba kaldera, serta pengajian menjelang berbuka puasa yang disampaikan oleh Ustadz Kusnanto, S.Pd.I. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan, sebagai simbol mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah. Melalui pesantren kilat ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. (Humas_RWd)
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via
