Sejarah SMA Negeri 1 Plupuh (sering disebut SMANSA Plupuh) sangat berkaitan dengan upaya pemenuhan kebutuhan pendidikan menengah atas di wilayah Sragen bagian barat, khususnya di Kecamatan Plupuh.
Berikut adalah poin-poin penting sejarah dan perkembangan SMA Negeri 1 Plupuh yang berhasil saya himpun:
1. Latar Belakang Berdirinya
SMA Negeri 1 Plupuh didirikan untuk mengakomodasi lulusan SMP di wilayah eks-Kawedanan Gemolong (yang meliputi Plupuh, Tanon, Gemolong, Kalijambe, Miri, dan Sumberlawang). Sebelum sekolah ini ada, siswa di Plupuh harus menempuh jarak yang cukup jauh ke Sragen Kota atau Solo untuk melanjutkan sekolah menengah atas.
2. Status Penegerian
Sekolah ini resmi berdiri dan mendapatkan status negeri pada tahun 1990-an. Berdasarkan data referensi pendidikan, SMAN 1 Plupuh merupakan salah satu dari tiga SMA Negeri utama di wilayah Sragen Barat bersama dengan SMA Negeri 1 Gemolong dan SMA Negeri 1 Sumberlawang.
3. Perkembangan Kepemimpinan
Sekolah ini telah mengalami beberapa kali pergantian kepala sekolah yang membawa perubahan signifikan pada fasilitas dan prestasi:
4. Transformasi Menuju Era Digital & Adiwiyata
Dalam beberapa tahun terakhir, sejarah SMAN 1 Plupuh mencatatkan transformasi besar:
Sekolah Adiwiyata: SMAN 1 Plupuh dikenal memiliki lingkungan yang asri dan hijau, serta menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan kepada siswanya.
Literasi & Teknologi: Pada tahun 2025-2026, sekolah ini tercatat sangat aktif dalam pengembangan Eksplorasi AI dan literasi digital, menjadikannya salah satu sekolah di Sragen yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terbaru.
Informasi Unik: Meskipun berada di area yang cukup jauh dari pusat kota, SMANSA Plupuh seringkali “menyengat” dengan prestasi olahraga dan seni di tingkat Kabupaten Sragen.