Rab, 4 Februari 2026
Humas SMA Negeri 1 Plupuh
Sragen – Komunitas Belajar (Kombel) Guru Ampuh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan Workshop bertema Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam sebagai Wujud Peningkatan Kompetensi Guru. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025 ini digelar sebagai upaya konkret dalam memperkuat kapasitas pendidik agar mampu menjawab tuntutan kurikulum dan dinamika pembelajaran abad ke-21.
Workshop resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Plupuh, Siti Hamamatul Mar’ati, S.Si., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembelajaran mendalam sebagai orientasi baru dalam proses pembelajaran di sekolah. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis untuk memastikan peserta didik mencapai profil lulusan yang utuh, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Kombel Guru Ampuh, Sri Hartono, S.Pd., turut memberikan sambutan dan apresiasi kepada para peserta yang hadir. Ia menekankan bahwa literasi pedagogik dan kemampuan merancang pembelajaran mendalam harus terus diasah agar guru mampu menghadirkan proses belajar yang bermakna, kontekstual, serta berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi Kombel dalam menjembatani kebutuhan peningkatan kompetensi guru di tingkat daerah maupun nasional.
Kegiatan workshop menghadirkan tiga narasumber utama yang kompeten di bidangnya. Pemateri pertama, Joko Susilo, S.Pd., M.Pd., (Pengawas Kantor Cabang Dinas Wilayah IX), memaparkan materi mengenai Implementasi 8 Dimensi Profil Lulusan dalam Pembelajaran Mendalam. Ia menegaskan bahwa pembelajaran mendalam tidak hanya berfokus pada pemahaman materi, tetapi juga penguatan karakter, kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan kecakapan abad ke-21 yang termanifestasi dalam delapan dimensi profil lulusan.
Materi kedua disampaikan oleh Sri Sutarni, S.Pd., M.Pd., (Pengawas Kantor Cabang Dinas Wilayah VI), yang mengulas Kebijakan Pemerintah di Bidang Pendidikan terkait Permendikdasmen Nomor 10–13 Tahun 2025. Pemaparan ini memberi gambaran komprehensif tentang arah kebijakan nasional yang menekankan penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan profesionalisme guru, serta harmonisasi kurikulum dengan kebutuhan peserta didik dan dunia kerja.
Pemateri ketiga, Ahmad Taufik, S.S., M.Si., (Kepala SMAN 1 Cepogo), menutup sesi workshop dengan penyampaian tema Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Ia menguraikan strategi praktis yang dapat diterapkan guru dalam merancang kegiatan belajar mengajar berbasis deep learning, mulai dari perencanaan, asesmen autentik, hingga refleksi belajar yang menumbuhkan kemandirian dan daya berpikir kritis peserta didik.
Workshop Kombel Guru Ampuh ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan semakin siap mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara efektif dan memenuhi ekspektasi pemerintah serta masyarakat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas di Indonesia. (RWt_Humas)
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via