Rab, 4 Februari 2026
Humas SMA Negeri 1 Plupuh
Sragen — Upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berlangsung khidmat di halaman SMA Negeri 1 Plupuh pada Selasa, 25 November 2025. Seluruh guru, karyawan, dan peserta didik dari kelas X hingga XII hadir memenuhi lapangan upacara sejak pagi dengan mengenakan seragam lengkap sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap dedikasi para pendidik. Cuaca cerah dan suasana penuh kekhidmatan semakin menambah makna peringatan nasional yang setiap tahun ditunggu oleh insan pendidikan di seluruh Indonesia.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Plupuh, Siti Hamamatul Mar’ati, S.Si., yang dalam amanatnya menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. Beliau juga membacakan Amanat Mendikdasmen pada peringatan Hari Guru Nasional 2025, yang menekankan peran strategis guru sebagai penggerak transformasi pendidikan nasional, inovator pembelajaran, dan teladan karakter peserta didik. “Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menggerakkan perubahan,” ujar Kepala Sekolah saat membacakan amanat tersebut, yang disambut tepuk tangan hangat dari seluruh peserta upacara.
Rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh makna, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, hingga doa bersama untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Para siswa mengikuti upacara dengan disiplin sebagai wujud rasa hormat kepada guru-guru mereka. Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dalam peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Kepala Sekolah dan diberikan kepada perwakilan guru senior sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam dunia pendidikan. Momentum kebersamaan ini semakin menegaskan pentingnya peran guru dalam membangun masa depan bangsa sekaligus menunjukkan komitmen SMA Negeri 1 Plupuh untuk terus mendukung pengembangan kompetensi pendidik serta menciptakan budaya sekolah yang unggul, humanis, dan berorientasi pada pembelajaran bermakna bagi seluruh peserta didik. (RWd_Humas).
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via