Jum, 24 Oktober 2025
Humas SMA Negeri 1 Plupuh
Sragen, Jawa Tengah — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), SMA Negeri 1 Plupuh menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital. Sekolah ini bekerja sama dengan Hibah Pembelajaran Berdampak Universitas Sebelas Maret (UNS) 2025 menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Eksplorasi AI untuk Pengembangan Keahlian dan Inovasi Siswa di Era Digital” pada 20–22 Oktober 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMAN 1 Plupuh ini menghadirkan tim dari Enuma Technology sebagai narasumber utama. Sebanyak 35 siswa dari kelas X, XI, dan XII terlibat aktif dalam pelatihan yang memadukan teori dan praktik penerapan AI dalam kehidupan dan pembelajaran.
Hari pertama diawali dengan sesi pengenalan interaktif bertema “Manusia atau Mesin?” di mana siswa diajak menebak karya yang dihasilkan manusia dan yang dibuat oleh AI. Peserta juga belajar membuat model AI sederhana menggunakan Google Teachable Machine dan QuickDraw untuk mengenali ekspresi wajah serta objek digital.
Pada hari kedua, peserta mempelajari cara membuat personal web portfolio menggunakan Gemini CLI serta otomasi sederhana dengan Make.com. Mereka juga mengenal Presentation.AI, platform berbasis AI untuk membuat presentasi otomatis. Sebagai penerapan, tiap kelompok mengembangkan mini proyek berbasis web automation dan AI presentation yang kemudian dipresentasikan di hari terakhir.
Kepala SMA Negeri 1 Plupuh, Tri Andari Setyaningrum, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya sekolah dalam menanamkan literasi digital dan kreativitas siswa.
“Kami tidak ingin siswa hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan karya berbasis AI. Dunia pendidikan harus menjadi ruang pertama yang membentuk generasi cerdas, adaptif, dan siap bersaing secara global,” ujar Tri Andari Setyaningrum, S.Pd., M.Pd..
Perwakilan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus koordinator pelaksana program hibah, Luqman Maulana mengapresiasi langkah proaktif SMA Negeri 1 Plupuh yang berhasil membawa konsep AI ke dalam pembelajaran menengah.
“Inisiatif ini selaras dengan semangat Merdeka Belajar dan Education for Sustainable Development (ESD). Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung menerapkan teknologi dalam konteks nyata. Ini adalah model pendidikan masa depan,” tutur Luqman.
Sementara itu, Kevil Ulaa, salah satu peserta kelas XII, mengaku pengalaman mengikuti pelatihan ini membuka wawasannya tentang potensi besar AI.
“Saya baru tahu kalau AI bisa digunakan untuk hal-hal sederhana seperti membuat desain, membuat web, sampai presentasi otomatis. Sekarang saya ingin mengembangkan proyek AI untuk membantu kegiatan OSIS,” kata Kevil dengan semangat.
Pelatihan “Eksplorasi AI” ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi bisa diimplementasikan secara efektif di sekolah menengah. Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.
Dengan dukungan dari perguruan tinggi dan mitra teknologi, SMA Negeri 1 Plupuh terus memperkuat posisinya sebagai sekolah yang berorientasi pada masa depan dan siap melahirkan generasi muda yang unggul di bidang digital dan kecerdasan buatan. (Rwd_Humas).
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via